Pesona Kota Dubai : Kota Futuristik

Satelah melaksanakan umrah, rombongan kami city tour di Jeddah, kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Dubai. Selama ini, saya mengenal Dubai lewat bangunannya yang sangat terkenal yaitu Burj Khalifa, bangunan tertinggi di dunia. Dan pertama kali tahu, saat menonton film Mission Impossible : Ghost protocol. Tak menyangka, perjalanan kali ini membawa saya melihat langsung bangunan yang ada di salah satu setting film tersebut.

Jumat, 26 April 2014 : CITY TOUR Di DUBAI

Pukul 14.30 waktu setempat, rombongan kami tiba di Dubai International Airport. Kemudian kami di jemput oleh local tour guide orang Indonesia yang sudah lama tinggal dan bekerja di Dubai. Saya lupa mencatat namanya.

Saya suka banget dengan tulisan di bandara ini: “TOMORROW NEVER STOP EXPLORING”

Dengan bus, hari itu jadwal kami adalah city tour. Saya seperti biasa selalu duduk dekat jendela. Sejujurnya saya tidak punya ekspektasi apa pun. Yang saya tahu, kota ini terkenal dengan gedung tertinggi di dunia, yang saya ketahui saat menonton Mission Impossible : Ghost Protocol yang dibintangi oleh Tom Cruise. Saya tidak pernah bosan menonton film tersebut yang cukup sering diputar di tv kabel berlangganan.

Siang itu kami akan langsung menuju Palm Island. Sepanjang perjalanan saya hanya berdecak kagum dengan kemajuan kota di gurun pasir yang seperti disulap menjadi kota yang asri. Di samping kiri dan kanan jalan, banyak sekali bunga-bunga cantik bermekaran. Saat kami ke sana sedang musim panas, pantas saja dengan mudah bisa menikmati bunga-bunga dengan tatanan kota yang terlihat sangat rapi dan bergitu asik dinikmati.

Setelah delapan hari wisata spritual di Kota Madinah dan Kota Makkah, satu hari wisata belanja di Kota Jeddah, dan saat itu kami city tour di kota yang sangat futuristik. Suka banget dengan Kota Dubai.

Masha Allah, seneng banget lihat bunga-bunga dan pohon-pohon menghijau di sepanjang kota Dubai

Meski baru pertama kali, menikmati suasana Dubai, sangat menyenangkan sekali. Kotanya sangat cantik, nggak nyangka secantik dan semenarik itu kotanya. Disuguhi bangungan-bangunan pencakar langit. Dimanjakan dengan pemandangan bunga-bunga yang eksotis kala itu. Kemudian pohon-pohon rindang pun bertebaran, pokoknya saya nggak nyangka bisa melihat yang hijau-hijau. Indah sekali.

Billboard-nya keren-keren, nih!

Billboaard disepanjang  jalan juga enak dilihat *tetep sebagai anak iklan, tepatnya anak media agency, mengamati brand yang diiklankan lewat media tersebut, dimanapun berada tetap asik dan seru untuk saya amati. Menariknya, sepanjang yang saya lihat, di jalan yang sangat mulus ini, banyak sekali mobil-mobil mewah berseliweran. Tidak ada satu pun kendaraan roda dua yang lihat. Entah tidak ada atau bagaimana, saya tidak tahu. Yang jelas saya terbengong-bengong melihat bangunan, tatanan kota yang rapi dan sedap dipandang mata, ditambah pula banyak mobil mewah, menakjubkan deh! 😀

Salah satu Masjid di Dubai, yang hanya bisa saya lihat dari balik kaca mobil
Dubai Kota Futuristik

Jadi, wisata apa saja yang bisa dilakukan di Dubai? Banyak pastinya, tapi Dubai tidak hanya menawarkan wisata belanja, seperti yang saya tahu bahwa saat itu di Dubai terdapat Mall terbesar di dunia. Menurut saya, yang paling pas wisata di Dubai kala itu lebih tepatnya wisata ke berbagi tempat “Ter” seperti Gedung tertinggi di dunia, Mall terbesar di dunia, bahkan ada hotel bintang tujuh termahal di dunia.

Dubai Palm Island

Salah satu tempat menarik yang bisa dilihat di Dubai yaitu menikmati keajaiban pulau buatan manusia berbentuk pohon palem! Dan salah satu yang menarik adalah hotel Atlantis yang keren ini. Asli megah dan mewah kesannya, meskipun rombongan kami hanya bisa menikmati keindahan tempat itu, tanpa bisa menikmati design interior apalagi menginap di hotel tersebut, tapi beneran sudah senang sekali. Menikmati karya tangan manusia yang luar biasa ide dan esksekusi bangunannya bisa seindah itu.

Bagi orang awam seperti saya, hanya bisa berguman dalam hati, “Kok bisa ya, mereka kepikiran buat pulau ajaib macam Palm Island,” –hmmm yang penting ada dana, sebagai negara yang kaya dengan minyaknya, tentu saja bukan hal mustahil jika gurun pasir ini bisa disulap jadi kota yang sangat indah, layaknya kota masa depan. Jadi kalau kesannya traveling ke negera di timur tengah mungkin belum jadi pilihan kamu, kapan-kapan masukin Dubai ke wish list kamu, rekomen banget. Puas berfoto dan main-main, rombongan dengan bus bergerak menuju tempat berikutnya.

Tonton juga video di berikut ini: 

SUBSCRIBE AISAIDLUV

Burj Al-Arab

Dubai saat ini terkenal dengan beberapa yang serba wah.  Burj Al-arab tentunya salah satu yang wah “mewah” saat itu. Hotel bintang 7 termewah dan termahal di dunia, begitulah penjelasan dari guide kami.  Bangunan Burj Al-Arab ini  di desain oleh Tom Wright yang mencapai ketinggian 321 meter.  Saya tidak masuk untuk mengamati apalagi mendokumentasikan, cukup memandangnya dari luar saja, takut terpesona hingga terpikat kemudian teramat ingin menginap di sana, oh tidaaaak! Hahaha

City tour buat foto-foto saja sudah cukup, bahkan disampingnya ada pantai yang dipadati oleh para wisatawan yang sedang berjemur tentunya.

Pergi ke sini   apalagi kalau nginep, yaa itu dipersilahkan bagi yang mau, dan harus bayar ekstra, karena bukan bagian dari paket tur, jadi kami cukup memandang, mengagumi, mengunjungi, tapi tidak menginapi. Kalau mau menginap, bisa persiapkan budget 20 sampai dengan 30 juta per malam. Harga yang sangat fantastis dan bisa saya gunakan untuk traveling ke tempat baru. Hehehe. Kemudian berikutnya kami mengunjungi Mall, dari kejauhan gedung yang legendaris dan saat itu tersohor ke seluruh penjuru dunia, sudah nampak dari kejauhan

Dubai Mall

Kalau suka wisata belanja, Dubai Mall bisa menjadi salah satu pilihan saat mengunjungi Dubai. Dubai mall merupakan tempat perbelanjaan terluas di Dubai, juga termasuk salah satu mall paling besar di dunia. Ada banyak toko butik dan barang-barang branded terkenal dari seluruh dunia bisa ditemukan di sini.

Saat rombongan kami memasuki mall ini sangat padat sekali dengan pengunjung, saya pribadi tidak menikmati kalau terlalu padat pengunjung. Desain interior mall ini sangat megah, waw banget deh! Apalagi ada aquarium berukuran sangat besar di dalam mall, akuariumnya selain berukuran besar juga dihuni oleh beragam ikan laut seperti  ikan pari manta, ikan hiu, dan banyak lagi. Di mall ini juga terdapat sebuah ring es untuk bermain ice skating dengan kapasitas besar serta bisa menanmpung lebih sekitar dua ribu orang.

Mall yang sangat mewah, banyak fasilitas yang bisa memanjakan pengunjung dan bikin makin betah saja. Sayangnya, kami diberikan waktu tidak banyak, jadi tidak bisa berlama-lama. Saya kemudian buru-buru keluar gedung mall menuju sebuah air mancur yang jaraknya hanya ratusan meter saja dari mall. Di dalam mall ini juga bisa beli tiket kalau mau naik ke Gedung Burj Khalifa. Karena tidak masuk dalam paket, sehingga beli tiket pribadi. Setelah berembuk dengan keluarga, kami sepakat untuk tidak naik ke atas gedung tertinggi tersebut. Cukup memandangnya dari bawah saja.

Dubai Fountain

Pas banget saya datang ke tempat ini. Menjelang sunset, disuguhi pula menara tertinggi di dunia. Air mancur yang sangat elok ini menjadi salah satu tempat wisata di Dubai yang banyak dikunjungi wisatawan, menurut saya favorit spot banget deh. Dubai fountain yang berada di Burj Khalifa telah mendapatkan gelar sebagai air mancur terbesar di dunia. Wow, matanya saya hari itu rasanya semakin besar saja, hahaha. Habisnya disuguhi melulu dengan yang serba ter-wow di dunia! Mulai gedung tertinggi, hotel termahal, mall terbesar, hingga air mancur terbesar, MasyaAllah, Dubai … mengangumkan sekali!

Dubai fountain yang megah ini juga ada pertunjukkannya, yang bisa disaksikan pada jam-jam tertentu saja. Beruntung banget, saat itu kami datang tepat waktu ketika pertunjukkan akan di mulai. Saat malam hari, air mancur ini terlihat dangat elok sekali, semaki elegan dan eksotis dengan ditambah cahaya lampu dari gedung-gedung yang ada di sekitarnya.

Alhamdulillah bisa lihat langsung bangunan ini, meskipun belum masuk ke dalam gedungnya 😀

Yang paling berkesan saya bisa menatap langsung, betapa megah dan mewahnya menara yang sangat legendaris saat ini. Saya ingin sekali berlama-lama ada di sana. Tapi dari pada ditinggal rombongan, saya pun mengekor ikut rombongan. Sebetulnya diperbolehkan bagi peserta rombongan kami bila belum mau pulang. Hanya saja, sebagai peserta yang lebih mendahulukan kebersamaan (maksudnya tidak mau ditinggal sendirian di tengah keramaian, haha), saya cukupkan menikmati keindahan menari tertinggi di bawah keelokan air mancur.

Bagi yang belum puas belanja, tour guide kami membawa rombongan untuk belanja di Marina Baazar. Saya hanya mengekor saja atau menemani saudara saya para om dan tante yang masih semangat belanja. 😀

Nah ke Dubai, baik city tour, atau untuk berlibur hingga urusan bisnis, akan menjadi pengalaman  yang sangat mengesankan. Seperti hari itu, saya mengalami hari yang mengagumkan. Ternyata Dubai di luar ekspektasi justru sangat mengejutkan dan memukau di waktu bersamaan. Kelak saya ingin datang lagi ke kota Dubai yang merupakan bagian dari Negara Uni Emirate Arab yang memiliki tempat-tempat wisata yang sangat menarik.

Puas menikmati city tour hingga malam, setelah makan malam usai, kami menginap di STPC (Milenium) Hotel, dekat dari bandara. Besoknya kami diantar menuju bandara.  Sabtu 27 April 2014, perjalanan kami lanjutkan untuk menuju rumah masing-masing dengan pesawat Emirates. Kami berangkat pukul 10.25 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 21.35 waktu Indonesia barat.

Baca juga:

Happy traveling! 🙂

With Love,

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s