Review Buku SELENA [Unedited Version] Karya Tere Liye

“Dunia ini dekat sekali dengan kegelapan, Selena. Maka saat kegelapan menyelimutimu, pastikan kamu tetap mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa dipercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakan. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Maka semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik.” (halaman 376/406) –Pesan Gurunya, Bibi Gill pada Selena setelah menyelesaikan ujian mata kuliah Malam dan Misterinya pada tahun pertama di semester dua.

Kalian tidak akan percaya, ABTT punya hari khusus: 'Aku Cinta Perpustakaan,' itu bukan mata kuliah, tapi seluruh mahasiswa wajib mengikutinya. Aku termangu saat membaca informasi itu pertama kali dari kartu hologramku. Ini sungguhan? Aku suka perpustakaan, aku semangat mengikutinya. Masalahnya, kegiatan ini mewajibkan mahasiswa membuat essay atas buku-buku yang dibacanya. Kampus ini suka sekali memberikan tugas paperessay. Sedikit-sedikit mahasiswa disuruh menulis paper. Jangan-jangan kampus ini lebih terobsesi melahirkan seorang penulis dibanding petarung Klan Bulan. (halaman 155/406)

Resensi Buku Selena dan Nebula karya Tere Liye

Jika dalam Continue reading “Review Buku SELENA [Unedited Version] Karya Tere Liye”

[Resensi Buku] SI ANAK BADAI Karya Tere Liye

KEBERANIAN “GENG SI ANAK BADAI”  MEMPERTAHANKAN

KAMPUNG HALAMANNYA

Penulis multitalenta Tere Liye, seolah tidak pernah kehabisan ide cerita, kini kembali hadir dengan buku barunya yang berjudul Si Anak Badai, yang sudah terbit Agustus 2019. Cepat sekali ya, pikir saya.  Hanya berselang delapan bulan setelah buku Si Anak Cahaya di bulan Desember 2018. Buku ini merupakan buku ke enam dari Serial Anak Nusantara.  Salah satu serial favorit saya.   Serial ini merupakan bacaan yang  target pembacanya untuk semua umur, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Saya sangat senang dengan kehadiran Serial Anak Nusantara, seolah sedang bernostalgia dengan masa kecil, bahkan seperti sedang  diajak untuk menyelami kesederhanaan hidup khas anak-anak yang tetap ceria, juga bahagia, meski hidupnya sangat sederhana bahkan tidak mengenal gadget.  Cerita ini kemungkinan  ber-setting tahun 1990-an dimana belum tersentuh era digital dan perkembangan teknologi secanggih sekarang .  Serial ini bisa menjadi referensi bacaan keluarga masa kini. Buku keenam sangat berbeda dari lima buku sebelumnya.  Buku ini berdiri sendiri dan tidak ada kaitan dengan ke lima buku yang sudah  terbit duluan, yaitu: Si Anak PemberaniSi Anak SpesialSi Anak PintarSi Anak Kuat dan Si Anak Cahaya.  Tidak berkutat pada cerita keluarga Mamak Nurmas dan anak-anaknya (Eliana, Pukat, Burlian, Amelia) lagi, tetapi menceritakan keluarga lain dengan latar belakang baru di sebuah muara bernama Manowa.  Sehingga hal ini terlihat sangat bervariasi, sesuai dengan konsep serialnya yang bertemakan “Anak Nusantara.” Kelihatannya, serial ini akan jauh lebih berkembang banyak. Jika sebelumnya bertemakan serial Anak-Anak Mamak yang saya pikir akan bercerita tentang karakter-karakter di keluarga Mamak Nurmas, dengan adanya recover sejak Desember 2018 pada buku-buku sebelumnya, dan kehadiran Si Anak Badai dengan cerita baru, membuat saya sebagai pembaca semakin penasaran akan kelanjutan kisah serial Continue reading “[Resensi Buku] SI ANAK BADAI Karya Tere Liye”

[Review Buku] KEMBARA RINDU Karya Habiburrahman El Shirazy

Ikutan Pre-Order edisi bertanda tangan penulisnya di http://www.bukurepublika.com

“Anak panah kalau tidak dilepas dari busurnya, tidak akan pernah sampai pada sasarannya. Demikian juga manusia, jika tidak berani merantau  untuk mencari ilmu maka dia tidak akan meraih kegemilangannya. Kamu harus belajar, jauh, merantau, agar banyak pengalaman. (halaman 66)

Continue reading “[Review Buku] KEMBARA RINDU Karya Habiburrahman El Shirazy”

[Review Buku] The Life-Changing Magic of Tidying Up – Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan Ala Jepang Karya Marie Kondo

“Marie Kondo telah meloloskan diri sebagai master bebenah, kesatria yang berperang melawan situasi berantakan.” –The London Times Continue reading “[Review Buku] The Life-Changing Magic of Tidying Up – Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan Ala Jepang Karya Marie Kondo”

[Review Buku] 24 Purnama Di Negeri Ginseng Karya Rischan Mafrur

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.  Demikian peribahasa yang pas bagi kita yang punya untuk mimpi kuliah di luar negeri. Setiap negera mempunyai budaya dan karakteristik yang berbeda. Maka, kita juga harus menghargai  dan menghormatinya.  Beradaptasilah dengan budaya mereka, tapi jangan sampai menghilangkan ke-Indonesia-an kita.  (halaman 74)

Continue reading “[Review Buku] 24 Purnama Di Negeri Ginseng Karya Rischan Mafrur”

5 Cara Bisa Membaca Buku Tanpa Harus Membeli Buku

Sebagai pembaca buku, idealnya memang ingin membeli semua buku yang mau saya baca.  Tapi apalah daya, jika budget jajan buku terbatas, atau bahkan tak ada budget.  Atau ada kendala lain seperti teman-teman di daerah yang punya budget tapi jauh dari toko buku, apajah harus berhenti membaca karena tidak bisa membeli buku?  Oh tentu tidak!!  Saya tidak akan menyerah, hanya karena tak sanggup beli buku, saya harus mencari cari agar bisa tetap membaca.  Lagi pula, masih banyak jalan menuju Roma.  Kalau tak punya budget, nggak bisa jajan bisa buku, kan masih bisa meminjam buku.  Pertanyaannya kemudian, di mana saya bisa  meminjamnya?  Continue reading “5 Cara Bisa Membaca Buku Tanpa Harus Membeli Buku”

[Review Buku] Buku Latihan Soal Mantappu Jiwa Karya Jerome Polin

Pada awalnya, kita membuat mimpi.  Tapi setelah itu, mimpi yang akan “membuat” kita.  Mimpi tidak dapat diwujudkan dengan instan, melainkan dengan air mata, doa, keringat, konsistensi, determinasi, dan kerja keras.  (halaman 99)

Continue reading “[Review Buku] Buku Latihan Soal Mantappu Jiwa Karya Jerome Polin”

[Review Buku] AHED TAMIMI Gadis Palestina yang Melawan Tirani Israel

“Aku ingin hidup seperti semua orang di dunia, dalam kedamaian dan cinta, dan kesetaraan, dan keadilan.  Menjalani masa kecilku, tidak melihat teman-temanku ditangkap atau dibunuh, tidak melihat kakak laki-lakiku terluka atau ibuku tertangkap … dan teman-temanku berada di penjara … hidup seperti anak-anak lain di dunia … pergi ke laut.  Menjalani hidupku dengan merdeka, mendapatkan hak-hakku.”  (halaman 73) Continue reading “[Review Buku] AHED TAMIMI Gadis Palestina yang Melawan Tirani Israel”

10 Tahun Bersama WordPress

Kalau tidak dapat notifikasi dari tim WordPress, mungkin saya akan lupa kita telah bersama untuk waktu berapa lama.  Tak terasa, waktu cepat belalu.  Saya telah melewatkan waktu sepuluh tahun pertama bersama WordPress.  Meskipun saya jarang menulis di awal-awal, bingung mau menulis apa, yang ada hanya random tulisan saja yang keluar begitu saja.  Namun, tiga tahun terakhir ini, saya cukup sering posting, walaupun tidak setiap hari.  Minimal dalam satu bulan, ada beberapa postingan, agar blog tetap hidup.  Sejak download aplikasi wordpress di smartphone, saya cukup sering mengunjunginya, meskipun berkunjung tak berarti menulis, setidaknya ada semangat baru untuk menuliskan apa yang ingin saya posting di blog ini.

Baca: pengalaman pertama ikutan lomba resensi buku di tahun 2019

Dua tahun terakhir ini, saya lebih sering menulis tentang Continue reading “10 Tahun Bersama WordPress”