[Review Buku] Dari Delft Hingga Madinah karya Oki Muraza

Tidak perlu memusingkan kompetisi. Cukuplah menjadi menjadi lebih baik dibanding diri kita yang kemarin. Dalam hidup, jika ada yang harus dikalahkan, itu adalah hawa nafsu kita sendiri. Pintar-pintarlah menjaga suasana hati. Jangan mudah tersinggung. Lihatlah pohon pisang di parak, yang tetap tumbuh mesti ditebas seribu kali. Sering-seringlah mengingat Al-Lathif, yang selalu menyelipkan tawa di sela tangis kita. (halaman 63)

Continue reading “[Review Buku] Dari Delft Hingga Madinah karya Oki Muraza”

[Review Buku] Dari Benih Ke Pohon Cedar Karya M. Fethulah Gullen

Sebenarnya cara yang paling ideal sebagai hadiah bagi anak-anak yang amat kita cintai itu adalah dengan memberikan dalam diri mereka, adab-adab Islamiyah dan adab Muhammad Saw.. Hadiah yang akan menjadi sebab bagi kebahagian abadi mereka di akhirat ini sebagaimana sebuah karunia yang tidak bisa dibandingkan dengan hadiah apa pun. Dalam hal ini, Nabi berpesan: “Perlakukanlah anak-anakmu dengan baik dan asuhlah mereka dengan bijak.” (halaman 76)

Continue reading “[Review Buku] Dari Benih Ke Pohon Cedar Karya M. Fethulah Gullen”

Buku Bajakan Merugikan Diri Sendiri dan Banyak Pihak

Sebagai pembaca, pecinta, dan penikmat buku, rasanya saya ingin mengoleksi semua buku incaran yang ingin dibaca.  Buku-buku baru, buku best seller, buku-buku yang direkomendasikan oleh para book blogger, bookstagram, booktuber, teman-teman atau pun saudara, hingga buku-buku international best seller yang sudah diterjemahkan, dan yang pasti buku-buku sesuai selera saya.  Sayangnya, mengingat berbagai kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, budget membeli buku bukanlah prioritas di urutan pertama untuk saya. Lantas, apakah saya berhenti membaca buku? Tentu saja tidak, budget untuk jajan buku saya batasi, tapi saya tidak membatasi buku yang harus saya baca.   Kalau bisa, teruslah banyak membaca buku, meski belum tentu bisa membeli semua buku yang saya inginkan.  Bukankah pepatah mengatakan “Banyak jalan menuju Roma.” Maka, tentu saja banyak cara pula untuk tetap bisa membaca buku, tanpa membeli buku, dan tidak perlu membeli buku bajakan.

Masalahnya, apakah dengan banyaknya jalan menuju apa yang kita inginkan—membaca banyak buku—didukung pula oleh cara-cara yang baik yang sudah kita jalani? Dengan maraknya pembajakan buku yang terjadi sudah sejak lama, dan kini terus berkembang, apakah ini pertanda  ada Continue reading “Buku Bajakan Merugikan Diri Sendiri dan Banyak Pihak”

Peralatan untuk Booktography

Me-review buku tanpa ada gambar buku itu menurut saya  kurang lengkap, bagaikan makan sayur tanpa garam, rasanya hambar. 😀  Sebenarnya, kalau niat banget mau foto buku yang akan di-review, kita bisa persiapkan alat-alat untuk mempercantik background, hanya saja kalau saya kebanyakan yang sederhana saja karena tidak mau ribet.

Baca: 5 cara membaca buku tanpa harus membeli buku

Berikut ini peralatan* kece yang bisa digunakan untuk para Booktography dalam mempersiapkan foto agar hasilnya menarik: Continue reading “Peralatan untuk Booktography”

Staycation di Pullman Ciawi Vimala Hills Hotel & Resort

Apakah kamu suka liburan ke Puncak-Bogor? Apakah kamu mau ke Puncak tapi malas kena macetnya, atau kamu memang tetap enjoy saja meskipun macetnya Puncak tidak mengenal kata weekend. Bisa saja di weekdays pun kena macet.

Puncak memang salah satu alternatif destinasi wisata warga ibukota yang mau liburan dengan suasana alam yang asri tanpa harus jauh-jauh ke luar kota. Bisa dijangkau dengan pulang pergi, atau kalau mau bisa menginap, karena Puncak juga menawarkan banyak Villa dan hotel dengan pemandangan bagus.

Saya memang termasuk Continue reading “Staycation di Pullman Ciawi Vimala Hills Hotel & Resort”

Jajan Buku

Sebagai pembaca buku, satu hal yang tak bisa dihindari tentu saja mau beli buku.  Kalau bisa, pengennya beli semua buku kesukaan, dan sekalian bikin perpustakaan pribadi.  Sayangnya, saya belum bisa sampai di tahap itu.  Belum bisa membeli semua buku yang saya inginkan, dan masih sering meminjam buku.  Maka, punya hubungan baik dengan sesama pembaca buku atau pengoleksi buku, menjadi berkah tersendiri, sebab saya bisa meminjamnya. 😀

Lantas yang bisa saya lakukan, salah satunya membeli buku yang benar-benar mau saya baca dan koleksi, agar Continue reading “Jajan Buku”

Mari Konsumsi Bacaan Positif untuk diri sendiri

Sebuah bacaan, secara tidak langsung bisa saja mempengaruhi diri kamu. Pernahkah kamu sadar tentang hal ini? Ibarat makanan, tidak semua jenis makanan baik untuk kesehatan tubuh. Sama halnya dengan buku, tidak semua buku baik untuk kesehatan tubuh dan juga pikiran pembacanya.

Hal penting yang harus dilakukan oleh seorang pembaca, menurut saya salah satunya adalah bisa memilih bacaan bagus dan positif yang akan menyehatkan jiwa.  Perlu diketahui, tidak semua buku yang ada di dunia ini isinya bagus-bagus dan menyebarkan pengaruh serta pesan positif. Maka, sebagai pembaca harus menyaring, mempertimbangkan, dan jangan cuek terhadap buku apa yang kita baca. Karena kalau semua bacaan kamu baca, tapi kamu belum siap diterpa pengaruh pesan negatif, kemungkinan hal tersebut bisa mempengaruhi pola pikir juga perilaku kita dalam menyikapi kehidupan serta dalam memahami isi pesan.

Di sini, saya Continue reading “Mari Konsumsi Bacaan Positif untuk diri sendiri”

Re-Read Buku-Buku Kesukaan

Salah satu strategi kalau semangat membaca mulai menurun, biasanya saya akan mengingat-ingat buku-buku kesukaan yang dengan senang hati ingin saya baca ulang. Tidak semua buku yang pernah saya baca, ingin saya baca ulang. Hanya buku-buku tertentu yang menurut saya meninggalkan kesan mendalam saat membacanya.  Jika buku non fiksi, kesan itu di dapat apabila membawa perubahan atau pun pengaruh positif dalam diri saya. Dan jika buku fiksi:  kalau suka  karakter-karakter dalam novelnya, ceritanya, keseruannya, atau bahkan meskipun sudah lama saya baca tapi masih mengingat detail cerita-tokoh-setting, biasanya membuat saya ingin membacanya lagi.

Berikut ini beberapa buku yang berhasil saya baca ulang: Continue reading “Re-Read Buku-Buku Kesukaan”