Berasa lagi ngerjain soal Essay  dari Liebster Award

Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Mba Rahma Balci pemilik blog keluargapanda.com yang sudah menominasikan saya dalam Liebster Award.

Ini award pertama di tahun 2020. Saya akan berusaha menjawab pertanyaan dari mommy kece ini. Mungkin pembaca blog saya sudah lelah, selama ini saya sering posting review buku mulu 😀 Kali ini, izinkan saya menjawab pertanyaan yang sebenarnya cukup sulit, tapi saya akan mencoba menjawab semampu saya.

11 Fakta tentang saya:

  1. Saya lahir di awal bulan Januari.
  2. Anak pertama dari tiga bersaudara.
  3. Saya Introvert.
  4. Saya lahir di sebuah desa yang indah di Cianjur. Sejak kelas satu sekolah menengah atas, saya pindah kabupaten dan provinsi. Taman bermain saya saat masa kecil adalah sawah. Jadi, setiap melihat hamparan sawah hingga saat ini, saya selalu senang. Bahkan, setiap pulang, saya masih senang main ke sawah, hanya untuk memandang hamparan padi. Pemandangan indah yang menyejukkan mata dan mendamaikan hati. Setiap ada kesempatan  bertemu dengan Bapa atau Nenek, saya tak lupa akan menanyakan kabar sawah bagaimana, padahal saya tidak punya sawah.
  5. Nama lengkap saya terdiri dari tiga kata. Panggilan saya di dunia nyata dan di dunia maya tetap sama, Ai. Sebetulnya ini nama pasaran di tempat saya lahir. Tapi setelah merantau, barulah saya tahu bahwa nama ini cukup apa ya? Mmm entahlah apa namanya, yang jelas setiap guru sekolah maupun dosen yang bukan orang sunda dan mungkin baru menemukan murid yang bernama Ai, seringkali saya di absen dengan panggilan AL (sambil menyebutkan nama panjang). Atau bila bertemu orang baru, di tempat baru, atau lagi perjalanan keluar dan melihat nama awal saya bilangnya “Al”. Pernah bahkan waktu di Barcelona saat masuk kamar di sebuah hotel, di layar televisi ada tulisan “welcome to AL ….. dengan dua suku kata berikutnya. Waduh, -_-. Beruntung adik sepupu saya pernah bilang begini, “Teh, tahu nggak, kalau nama teteh itu dari bahasa Jepang, Ai artinya cinta.” Saking penasarannya saya sampai Google translate. -_- Mungkin nama depan saya akan diterima dengan baik jika berada di Jepang 😛 Sejak saat itu, saya merasa nama saya tidak pasaran, tergantung lagi berada di mana. 😀
  6. Blog ini adalah blog kedua. Awalnya buat di blogspot, kemudian semua kontennya saya pindahkan ke wordpress. Saya merasa ini adalah satu-satunya blog saya. Setelah lebih dari satu dekade bersama, semoga masih bisa awet dan menjaga kebersamaan dengan blog ini.
  7. Saya senang berkebun. Tapi belum rajin berkebun, masih kalah rajin sama baca buku 😀
  8. Saya suka binatang, tapi di rumah tidak memeliharanya. Suatu hari nanti pengen banget ketemu dan memeluk panda 😀
  9. Saya pecinta sunset dan sunrise, selalu membuat hati berseri-seri dan bahagia jika berkesempatan menatap dua momen indah ini.
  10. Saya suka kalap jajan buku ketimbang beli baju.
  11. Warna favorit saya, navy.

3 Tulisan yang pernah dibuat:

Di luar resensi buku, artikel ini cukup sering dikunjungi pengunjung blog yang mungkin nyasar ke blog saya:

  1. In Love with Switzerland
  2. Jalan-jalan di Italia, mengunjungi Milan salah satu kota mode di dunia
  3. Pengalaman ke The wizarding world of Harry Potter, USJ

11 pertanyaan dari Mba Rahma:

  1. Alasan tetap bertahan ngeBlog. Saya merasa nyaman berada di dunia blog ketimbang beberapa sosial media lainnya. Hening dan damai. Meskipun banyak para blogger yang sudah tidak aktif yang dulu sering saya baca tulisannya, beberapa saya ketahui mereka lebih memilih Instagram, ya sudah itu pilihan mereka. Hanya saja, ketika dunia blog menjadi sepi tanpa mereka, saya tetap bertahan, dan setia di blog ini. Keuntungan menulis di blog, jika artikel kita dicari lewat mesin pencari, maka artikel kita akan muncul di halaman Google. Sementara jika menulis di social media lain (Instagram, Twitter, dll), belum tentu terdeteksi di mesin pencari. Itulah kenapa di saat banyak bermunculan bookstagrammer, saya tetap memilih mereview buku di blog, karena secara tulisan, banyak orang yang akan mampir ke blog ketika mencari tulisan yang di cari di Google (dan biasanya mengarahkan ke blog atau website-website). Teknisnya sih begitu mba Rahma, lebih dari itu saya memang suka baca-baca tulisan di blog karena biasanya lebih detail. Maka, kalau saya punya konten tulisan, saya akan lebih senang sharing di blog. Jejak digitalnya bisa disimpan sampai kapan pun, dan ketika orang lain membutuhkan referensi artikel siapa tahu bisa nyangkut ke blog saya.
  2. Negara yang tidak ingin dikunjungi. Sejauh ini belum ada. Kalau bisa ingin menjejakkan kaki di bumi Allah di belahan dunia mana pun, yang penting tetap sehat dan selamat saat berada di negara yang dikunjungi dan selalu ada dalam lindungan-Nya.
  3. Kalau bisa jadi time traveler, maunya kembali ke masa apa, bertemu siapa? Saya mau kembali ke zaman Rasulullah Saw, ingin bertemu beliau dan mengucapkan terima kasih kepada beliau karena telah memberikan jalan petunjuk yang indah berkat ajaran yang beliau sampaikan untuk mengenal Tuhan, yang telah menciptakan saya. Dan lewat Al-Quran yang diturunkan Allah untuk semua umat manusia kepada Nabi Muhammad Saw. Saya sungguh sangat ingin bertemu idola saya, Nabi Muhammad Saw. Tanpa mengenal ajaran beliau, entah jalan hidup seperti apa yang saya lalui. I can’t imagine -_-
  4. Kalau misal jadi penyanyi, maunya jadi seperti siapa? Ehem, pengennya sih kayak Maher Zain, eh tapi kan dia laki-laki ya, dan saya perempuan haha. Pokoknya pengen semerdu suaranya MZ, terus punya lirik-lirik lagu yang indah, dalam, dan bikin adem dengernya, bisa nyanyi dalam berbagai bahasa pula: Inggris, Arab, Indonesia, Turki, dsb.*ngayal banget* 😀
  5. Sebutkan 1 pengalaman paling memalukan ketika traveling. Sejauh ini alhamdulillah belum dan jangan sampai. Palingan pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan ketika mendengar kata Paris: saya pernah lost in Paris malam-malam bareng adik sepupu. Selengkapnya, silahkan baca ceritanya di sini.
  6. Apa moment terbaik tahun lalu? Pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga saat lebaran. Bisa memeluk kedua orang tua juga nenek tersayang. Sayangnya tahun ini tidak bisa, karena sedang menghadapi pandemi covid 19, pas di kawasan red zone pula. Setelah pandemi usai, saya mau ketemu dan peluk mereka. 
  7. Apa makanan di dunia yang belum sempat dicicipi sampai detik ini? Pengen banget nyobain ramen halal di Shinjuku.
  8. Kalau boleh memilih, negara mana yang diinginkan ketika ada kesempatan untuk pindah menetap ke luar negeri, sebutkan dengan alasan. Kalau boleh, pengen banget merantau dan tinggal di Jepang. Saya suka negara ini sejak kecil, karena tontonan masa kecil saya dipenuhi tontonan kartun Jepang. Saya juga suka negara Jepang, kebetulan saya sudah pernah mengunjungi negara ini. Saya suka suasana, orang-orangnya menyenangkan, makanannya enak-enak (tapi mesti selektif dalam memilih halal food). Toilet di Jepang itu asli ngangenin—bersih dan banyak tombol (bolehkah saya nobatkan jadi the best toilet in the world?). Mereka juga sangat mandiri, gesit, tekun, dan pekerja keras, walaupun secara kepribadian mereka tertutup. Negaranya juga bersih, jarang banget ketemu tempat sampah, itu artinya harus selalu bawa plastik kemana-mana (di dalam tas) biar gak buang sampah sembarangan. Meski negara maju, tidak melupakan dan meninggalkan budayanya, sangat menjaga sekali. Saya tidak jatuh cinta pada pandangan pertama pada negara ini. Rasa cinta saya tumbuh seiring berjalannya waktu mulai dari kecil hingga saat ini, tidak berubah. Pokoknya dari awal ketemu artikel tentang Jepang di majalah Bobo sudah klik banget, sampai nempelin artikelnya di sebuag diary. Walaupun penduduk di negaranya bukan mayoritas muslim, tetapi secara perilaku, bikin kagum.
  9. Semisal dikasih kesempatan bisa interview Donal Trump dan Kim jong un, 1 pertanyaan penting apa yang ingin ditanyakan. Speechless, tidak ada ide, Mba -__-
  10. Semisal teman dapat kesempatan 1 hari jadi Mark zuckenberg dan dapat mengendalikan sosial media miliknya, 1 langkah apa yang ingin diambil. Saya sudah lama menghapus akun facebook, di dua tahun pertama masih aktif menggunakan media ini. Setelah itu saya memilih untuk tidak menggunakan social media ini. Tidak mengikuti perkembangan dan tidak tahu kebijakan-kebijakan yang sudah diambil terhadap social media miliknya. Mohon maaf tidak bisa menjawab soal ini, Mba -_-
  11. Kata motivasi terbaik yang paling menyentuh dan selalu dijadikan api penyemangat diri ketika jatuh dalam kegagalan agar bisa bangkit lagi? “Kebaikan sekecil apa pun akan ada balasannya, dan kejahatan sekecil apa pun akan ada balasannya juga. Maka, lakukanlah kebaikan di mana pun kapan pun dan kepada siapa pun.”

Seharusnya, setelah menjawab pertanyaan dari narablog, saya membuat 11 pertanyaan untuk 11 nomitor berikutnya. Sayangnya, beberapa nominator yang ingin saya pilih, sudah mendapatkan award ini. Jadi, cukup di sini saja saya menjawab pertanyaan dari Mba Rahma sebagai bentuk terima kasih karena sudah memilih saya sebagai salah satu dari 11 nominator yang sudah dipilihnya. Hatur nuhun pisan Teteh. Terima kasih sudah memberikan 11 pertanyaan yang cukup susah. Sepertinya saya tidak dapat nilai 100, karena tidak semua pertanyaan bisa saya jawab 😛

Ternyata, seru juga ya, dapat award 😀 Meski jadi mikirnya lama banget, karena berasa kayak ngerjain soal essay pas zaman kuliah 😀

With Love,

Ai

28 thoughts on “Berasa lagi ngerjain soal Essay  dari Liebster Award

  1. Saya juga suka banget sama sawah, Kak. Kalau pulang ke rumah, tiap pagi dan sore saya suka sepedaan ke tanggul di sebelah selatan desa yang kanan kirinya dikelilingi sawah, jadi kayak di bukit gitu 😁

    Oiya, sama kayak Kak Ai, saya juga merasa lebih bebas dan nyaman nulis di blog. Ketika banyak orang yang bisa dengan bebas menceritakan tentang dirinya di instagram, saya justru paling susah membuat caption. Sebagian besar foto instagram saya malah nggak ada captionnya sama sekali haha…

    Liked by 1 person

    1. Horeee ketemu yg suka banget sama sawah juga 😍💚💚💚🤗
      Wah pasti seru banget di tempat Kakak, ngebayaninnya saja jadi ngiler pengen main ke sana 😁 kayaknya lebih modern krn bisa sambil sepedaan. Tempat saya akses ke sawahnya lewati jalanan sempit ada jurang dan sungai kecil sepanjang menuju sawah. Makanya mainnya cuma bisa pagi menjelang siang, berasa kayak jadi bolang gitu 😄😎

      Hore sama lagi, entahlah saya juga merasa bebas berekspresi di blog ketimbang Instagram. Terus nulis di blog ga ada batasan, ga mesti lanjut di komen 😂
      Gpp Kak kita mesti beda dari kebanyakan orang, saya juga kalau bingung nulis caption paling cuma emoji atau copy paste dari tulisan di blog, atau quote, jarang banget bisa nulis caption panjang lebar 😅

      Like

      1. Bukan yang modern2 banget soh kak, tp jalannya agak lebar jadi hisa buat lewat kendaraan. Yuuk kapan2 main ke tempat sayaa 😊😀
        Wahh kayaknya tempat kakak asri gitu yaa. Apalagi kalau sungainya bisa buat main air 😍

        Mungkin karena di blog isinya teman2 yang tertarik menulis, jadi kita lebih pede. Hehee…
        Wah sama deh, saya juga biasanya berujung pakai emoji 😂

        Liked by 1 person

      2. Asik itu Kak, bisa lewat kendaraan. Saya mesti jalan kaki 😅 Assikk diajak main ke sawah di tempat kak Latifa ☺️🤗 Terima kasih Kak.
        Iya, masih asri. Di sawah nenek malah disediain saung, jadi makin syahdu menatap hamparan sawah. Sungainya kecil Kak, buat mengairi padi di sawah. Kalau mau ke sungai cukup besar mesti ke bawah sawah, aksesnya sedap-sedap gitu krn jalannya kecil sisi kiri dan kanan sawah. Kalau pas matahari terbit eksotis sekali 😍

        Iya, Kak. Ketemu sama-sama yg suka nulis juga, jadi lebih pede.
        Hi hi toss 😂

        Like

      3. Semoga ada waktu berkunjung ke Klaten yaa kak, biar bisa main. Hihii
        Waah, udah ngebayangin gimana suasana saung yg dikelilingi sawah, pasti bagus banget, bikin adem di hati dan sejuk di pikiran 😍😂

        Senasib gitu rasanya 👊😅

        Liked by 1 person

      4. Aamiin Aamiin Kak, jauh juga ya di Klaten, tapi saya jadi penasaran pengen ke sana karena blm pernah. 😃
        Terima kasih udah ajakin saya, Kak 💚
        Menurut saya bagus Kak, dan bikin adem hati sama pikiran 🥰😂

        Hihi iya, senasib 😅

        Like

      5. Menimba ilmu, ya Kak 🤗
        Take care dan enjoy selama di rumah bersama keluarga, Kak. Dan jangan lupa baca buku 😁. Kalau bosen dg koleksi yg di rumah silahkan download iPusnas atau iJakarta, bisa pinjem buku di sana.
        Nanti kalau pandemi usai, bisa ke Bandung lagi ❤️

        Like

  2. Mbak Ai, setelah mbak jelasin mengapa begitu cinta dengan Jepang, aku jadi tertarik sama Jepang 😍

    Aku interest banget sama poin ini > meskipun Jepang sudah begitu maju, dia nggak lupa sama budayanya. Negara yang cinta sama budayanya itu bikin ngefans banget ya mbaaaak 🥺🥺🥺

    Liked by 1 person

    1. Kudoakan setelah pandemi usai, semoga Kak Shinta bisa traveling ke Jepang. Setahu saya, orang-orang yang sudah ke Jepang sekali rata-rata bakal ketagihan. Gak bosenin. Pengen ke sana lagi 😂

      Terima kasih sudah interest dengan poin tersebut, Kak. Iya, bikin ngefans dan salut banget Kak 😊 Semacam susah sukses tapi tidak lupa dengan jati dirinya. Pepatah bilang kalau ilmu padi itu “semakin berisi semakin merunduk” seperti itulah kesan saya tentang negara ini. Tapi tentu saja saya juga tetap cinta negara saya, Indonesia ❤️

      Liked by 1 person

      1. Aamiin. Semoga bisa ke Jepang melihat peradaban di sana 😍 kayaknya aku baka ketagihan juga, Kak Ai wkwkwk

        Nah, iya benar seperti ilmu padi kak! Bikin kita banyak belajar ya dari mereka 🥺 hihi, harus dong. Mengagumi negara lain bukan berarti kita melupakan negara Indonesia ini ❤

        Liked by 1 person

      2. Aku rasa, bakal begitu Kak Shinta 😍
        Sesekali silahkan tonton only in Japan di U you YouTube, biar semangat pengen ke sana 😍

        Iya Kak, negara Indonesia tetap di hati ❤️

        Liked by 1 person

      3. Mantaaap, Kak Shinta 😎😎
        Sama-sama, Kak 🥰🤗❤️
        Dari namanya aja udah kece kak, semua yg hanya ada di Jepang, semoga suka, bae-bae semua videonya di tonton 😄

        Like

      4. Mulailah cari video Why Japanese live so long, habis itu bakal bikin penasaran lihat video lain, ini menurut saya. Semoga Kak Shinta juga bakalan suka, yg pasti setiap videonya itu selalu ada info menarik 🤩

        Liked by 1 person

    1. Wah lengkap banget Mbak Ysalma 👍😍😍 jadi kangen main ke sawah, sungai, gunung, dan pantai 😂
      Kangen cerita-cerita perjalanannya Mbak Ysalma. Stay safe, stay healthy Mbak ☺️
      Semoga Mbak dan keluarga selalu ada dalam lindungan-Nya. Aamiin

      Liked by 1 person

Leave a Reply to Ai Cancel reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s