Apa Kabar Akhir Pekanmu Sejak Pandemi?

dokumen pribadi. lokasi Gancit (Gandaria City)

Apakah kamu masih suka mengecek update kasus korona? Saya termasuk salah satunya. Tapi saya tidak melakukannya setiap hari. Minimal seminggu sekali saya mengecek update perkembangannya. Ini semata-mata saya lakukan agar saya tidak lupa diri, dan mengontrol diri. Setidaknya untuk melihat apakah kasusnya naik atau turun. Nyatanya, hingga saat saya menuliskan artikel ini kasusnya masih naik. Sudah mencapai puluhan juta di seluruh dunia. Sedih sekali.

Keditakspatian kapan status pandemi ini berakhir hingga saat ini belum diketahui. Yang bisa dilakukan oleh saya adalah menjalani kehidupan di tengah ketidakpastian, namun berusaha menyamankan diri diantara ketidaknyamanan yang dilalui.

Sebelum pandemi, saat akhir pekan menjelang, ada rencana-rencana yang mungkin saja sudah ada dalam benak, mau ngapain, sama siapa, dan dihabiskan di mana. Sekarang??? Rencana itu sekaan menguap begitu saja.

Baca juga: apakah kamu pernah mengalami reading slum?

Akhir pekan, memilih berada di rumah, itu jauh lebih aman. Meskipun status new normal sudah diberlakukan beberapa bulan lalu. Saya dan keluarga di rumah, tidak menghabiskan waktu akhir pekan di luar rumah bahkan untuk sekedar ngemol. Oh mal, kamu apa kabar? Maaf ya, bukannya saya sombong gak datengin kamu, tapi untuk saat ini lebih baik kita pisah dulu—untuk kebaikan aku, kamu, keluarga, para pekerja di mal, serta para pengunjung.

Setidaknya, sejak pandemi ini terjadi, ternyata pergi ke mal ngangenin juga, haha. Kalau gak pandemi, mungkin saya gak akan sadar dan mengakui hal ini 😀 mal dekat rumah sudah ada yang kena, jadi mendingan gak ke mal, gak apa-apa di rumah aja.

Jika pertanyaannya, lantas akhir pekan di rumah ngapain saja? Yang pasti akhir pekan saya gak bisa rebahan, banyak kegiatan yang saya lakukan. Sekarang itu, memang harus pintar-pintar untuk mencari sesuatu yang bisa membahagiakan diri.

Akhir pekan saya pastinya gak bakal jauh-jauh dari buku dan laptop. Bersyukur dari sebelum pandemi covid 19, saya sudah doyan baca buku. Jadi pas pandemi, baca buku bisa membuat saya bahagia, meskipun buku yang saya baca masih jauh dari target reading challenge saya -_- it’s ok, Ai. Yang peting keep on reading, sebisamu.

Baca juga: Berapa judul buku yang kamu baca di tahun lalu?

Masih ada tiga bulan lagi menjelang tahun 2021, semoga saja buku-buku yang masih TBR (To Be Read), bisa diselesaikan. Kayaknya ini bakal jadi tantangan banget buat bagi-bagi waktunya. Pandemi ini membuat saya banyak belajar hal baru, punya hobi baru, makanya waktu baca buku jadi keteteran. Hehehe.  Saat ini, bisa baca buku saja sudah seneng banget, dan jadi penghiburan yang bisa menyenangkan hati.

Saya dan pandemi di akhir pekan, tetap berusaha untuk baik-baik saja. Tidak merasa bosan juga, karena memang saya anak rumahan, palingan kangen jalan-jalan ke luar rumah tanpa waswas 😀  Yang terpenting untuk saat ini, alhamdulillah saya dan keluarga sehat. Ini merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah. Saya menikmati dan menyukurinya. Meski rindu banyak hal di luar rumah, untuk sementara yang entah kapan waktunya, mari menanti dengan sabar, dan yakin segala sesuatu akan ada waktunya, dan insha Allah berakhir. Semoga pandemi ini segera berlalu. Aamiin.

Semoga kamu dan keluargamu juga baik-baik dan sehat semua. Aamiin

Apa kabar akhir pekan kamu  sejak pandemi? Apakah kamu merasa bosan saat akhir pekan harus di rumah?

With Love,

 

4 thoughts on “Apa Kabar Akhir Pekanmu Sejak Pandemi?

  1. Halo mbak ai…iyaaa kita semua kangen ngemal. Udah tujuh bulan aku+keluarga ga pernah menjejakkan kaki ke mal, pasar becek, kolam renang, taman, apalagi tempat wisata. Semua rindu ditahan dulu, terutama kepada kedua ortu yang beda kota. Mudah2an pandemi lekas berakhir ya mbak, amiin

    Liked by 1 person

    1. Halo Mbak Imelda, *tooss* Mbak. Mantaap dan keren memilih berjuang untuk menahan rindu. Kangen banget jajanan pasar tapi gak berani jajan. Tempat wisata sama sekali tak tersentuh.
      Setuju banget Mbak, semua rindunya di tahan dulu. ❤️
      Saya pulang sekali menengok ortu di luar kota, tapi gak berani nginep 😂 itu juga sudah bersyukur sekali bisa ketemu.
      Aamiin, Mbak. Semoga pandemi lekas berakhir. Sehat-sehat selalu ya Mbak dan keluarga. Aamiin 😇🥰

      Liked by 1 person

  2. “Yang bisa dilakukan oleh saya adalah menjalani kehidupan di tengah ketidakpastian, namun berusaha menyamankan diri diantara ketidaknyamanan yang dilalui.” aku suka banget kalimat ini :’)

    Kita emang harus bisa menyamankan diri ya, kak ai. lalu, harus juga bisa memaknainya kayak kak ai ini. ternyata, pandemi juga memberi banyak hal baik buat kita. seperti yang kak ai bilang, kita jadi lebih mengerti arti penting sesuatu yang dulunya kita anggap biasa aja dan jadi ngelakuin banyak hobi baru juga 😍

    aku sekeluarga juga Alhamdulillah sehat, kak ai. jaga diri tetap aman dan jaga kesehatan ya kak aiiii 😘

    Liked by 1 person

    1. Alhamdulillah, terima kasih sudah menyukainya kak Shinta 🤗🤗🤗❤️❤️❤️

      Iya, kak Shinta 😍 Saya yakin, pandemi dengan segala kesulitan yg kita hadapi bersama, jika dipandang dari sisi positif, selagi mau bersusah payah ‘menikmati proses yang tidak mudah ini’ akan memberi dampak baik bagi diri sendiri. Mungkin tidak hari ini, tapi suatu hari nanti bisa kita rasakan, selama mau berdamai dengan keadaan ini.

      Alhamdulillah, senang sekali mendengar kabar kak Shinta dan keluarga dalam keadaan sehat 😇😇
      Siap, kak. Terima kasih untuk perhatiannya ❤️ tetap sehat dan semangat kak Shinta 🤗

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s