[Review Buku] 1 CM Between You and Me Karya Kim Eun Ju

Hal yang pasti adalah tidak peduli berapa banyak orang di dunia ini yang menjadi ‘orang yang sangat penting (very important person)’, hanya pengalaman menjadi ‘orang yang sangat berharga (very precious person)’-lah yang akan menghangatkan hati setiap orang pada saat terakhir kehidupan ketika jantung berhenti berdetak. (halaman 300)

Judul                    : 1 CM Between You and Me
Penulis                 : Kim Eun Ju
Penerjemah         : Dewi Ayu Ambar Rani
Penerbit               : Penerbit Haru
Tahun Terbit       : Cetakan pertama, Juli  2020
Jumlah halaman  : 324 hlm; 19 cm
ISBN                       : 978-623-7351-41-2

Sinopsis:

Sering kali kita berhenti memperhatikan orang yang dekat dengan kita. 1 CM Bertween You and Me adalah sebuah buku yang berupaya mengingatkan kita untuk melihat cinta lebih dalam lagi.

Hungging essay ini ditulis dengan sudut pandang yang kreatif dan penuh simpati oleh Kim Eun Ju yang percaya bahwa cinta yang murni mampu membuat kehidupan lebih bersinar. Seri 1 cm menjadi bestseller yang digemari tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga di negara-negara lainnya.

Buku ini tidak akan mengejutkanmu dengan hal-hal yang tidak pernah kau pikir sebelumnya.

Senang sekali bisa baca buku ini, sungguh saya sangat penasaran ketika pertama kali melihat cover-nya di akun Instagram penerbit Haru, meskipun baru beberapa bulan kemudian saya membeli dan membaca bukunya. 

Baca juga: The Things You Can See Only When You Slow Down

Yang menarik dari buku Between You and Me:

  • Tulisan yang disajikan penulis Kim Eun Ju, dan kolaborasi  Ilustrasinya dengan Yang Hyun Jung, membuat essay ini sangat asik dinikmati. Tulisan yang menghangatkan hati, serta ilustrasi yang memanjakan mata. Suka banget deh, sama ilustrasi gambar beruangnya, sangat menggemaskan. 
  • Banyak tulisan-tulisan yang tertuang dalam buku terasa relate dengan kehidupan saat ini. Kalimat-kalimat yang disajikan penulisnya akan membuat hati pembacanya terasa hangat dan tersenyum ketika membacanya. 
  • Relasi yang digambarkan lewat tuan beruang cokelat dan nona beruang putih juga sangat menyentuh, sungguh buku yang sangat manis untuk dibaca dan dikoleksi.
  • Buku ini tidak terkesan menggurui, tapi akan menghangatkan hatimu.
  • Ilustrasinya juga sangat cantik dan indah. Kreatif banget sih, kan jadi betah bacanya. Sudah isinya bagus, ilustrasinya keren, mantap deh! 🙂
  • Lewat buku ini juga akan membuat kamu semakin memperhatikan diri kamu dan orang-orang di sekitarmu 🙂

Buku ini mengingatkan saya bahwa orang-orang yang kita sayangi adalah mereka yang akan membuat hidup kita bersinar meskipun kita sedang dalam kondisi buruk. Mereka yang bisa menerima kehadiran kita meski dalam keadaan sulit atau bahkan gelap sekali pun. Terima kasih kepada orang-orang yang selalu hadir dalam kehidupan up and down saya, lewat buku 1 CM Between You and Me sebagai reminder bahwa orang-orang yang hadir di masa sulit saya adalah mereka yang sangat berharga 🙂 I love this beautiful book! 🙂

Ini juga ilustrasi favorit saya, rasanya ingin sekali berada di latar dan suasana yang tersaji dalam ilustrasi ini

Baca juga: review drama Start-Up

Saya sangat suka bagian ending buku essay ini, karena sangat indah sekali dan ditutup dengan ilustrasi yang menyejukkan mata dan hati :

Alasan mengapa garis kerut dua tangan yang sedang bergandengan tangan terlihat sangat indah adalah karena kedua tangan itu telah melalui pasang surut kehidupan yang muncul di sela-sela kerutan tersebut.

Seiring tumbuhnya cinta di antara mereka, keyakinan terus bertambah tahun demi tahun. Ini terjadi karena kesempurnaan cinta tidak memantulkan warna merah muda, tapi berkilau layaknya rambut yang memutih. Jika ada kalimat yang melibatkan kata ‘menua’ yang tidak menimbulkan efek sedih, mungkin itu adalah “mari kita menua seperti itu.” (halaman 316)

Love this ilustrasion so much

Baca juga : review buku Siapa yang datang ke pemakamanku saat aku mati nanti? karya Kim Sang Hyun

Berikut ini  kalimat-kalimat favorit saya dalam buku I CM Between You and Me:

  1. Jarak yang diperlukan bagi teman dekat adalah jarak untuk bersama pada saat senang dan sedih, tetapi tetap mengizinkan kesendirian. (halaman 33)
  2. Beban kehidupan yang terlalu berat untuk dipikul akan menjadi ringan jika ditanggung bersama-sama. (halaman 41)
  3. Bagaimanapun, cinta berbeda dengan kehidupan sosial. Sehingga orang yang terampil tidak selalu unggul, karena cinta adalah tentang perasaan. (halaman 71)
  4. Seseorang yang melakukan perjalanan akan dengan senang hati bertemu berbagai hal menarik yang tak terduga karena tidak dapat menebak apa yang akan terjadi di tempat tujuan. (halaman 83)
  5. …. Dari situlah aku menyadari bahwa alasan untuk bepergian  ke tempat jauh, adalah untuk kembali ke tempat yang kutinggalkan. (halaman 84)
  6. Sesuatu yang familier tidak identik dengan kebosanan. Kalimat ini harus kau ingat dalam setiap musim kehidupan yang kau alami. Sebuah film akan tetap memberikan kesan baru setiap kau menontonnya, tidak peduli apakah adegan selanjutnya sudah bisa ditebak atau bahkan akhir ceritanya sudah kau ketahui. (halaman 89)
  7. Seperti perasaan gembira menyambut musim semi yang tidak terasa membosankan meski selalu datang setelah musim dingin, begitu juga cinta seseorang yang terasa akrab layaknya rasa familier saat baru pulang dari perjalanan jauh—yang selalu memberikan sensasi hangat musim semi. (halaman 91)
  8. Cinta, seperti halnya alam, memiliki waktunya sendiri. (halaman 108)
  9. Cinta itu membutuhkan usaha untuk menyentuh hatinya. Cinta itu, dapat membawa kenyamanan dan membuat seseorang merasa istimewa pada saat yang bersamaan. (halaman 113)
  10. Dunia di sekelilingku berubah dengan cepat. Namun, keyakinan bahwa ada satu orang yang akan tetap mencintaiku apa pun yang terjadi, keyakinan bahwa akan selalu ada tempat untukku di hatinya, membuatku merasa lebih nyaman dan bahagia. Seperti fakta bahwa bintang di suatu musim selalu berada di tempatnya adalah sesuatu yang rasional dan juga romantic. Seperti itulah cinta sejati. (halaman 128)
  11. Kita bukan hanya membutuhkan energi untuk bergerak. Namun, kita juga membutuhkan energi untuk berhenti. (halaman 144)
  12. Saat jatuh cinta ‘kita’ bukan pemandangan (bukan gambar yang digantung di ruang tamu, bukan pula sebuah rumah), tapi tokoh utama dari cinta itu. (halaman 159)
  13. Hal yang mengejutkan adalah, jika salah satu pasangan ceroboh, pasangannya sangat ahli dalam mengerjakan berbagai hal. (halaman 172)
  14. Cinta adalah seberapa cepat memberikan respons atas perubahan  dalam dirinya baik besar maupun kecil, secepat apa kau berlari padanya, secepat apa kau mengulurkan tangan saat dia meminta bantuan dan secepat apa kau bisa memahami hatinya. Cinta itu sebanding dengan kecepatan. (halaman 183)
  15. Cinta bukan berarti hatimu penuh dengan segala hal tentang kekasihmu hingga kau snediri tak punya tempat untuk diri sendiri. Sebaliknya, cinta adalah sesuatu yang bisa menerimamu, dan membuatmu nyaman untuk menunjukkan dirimu yang sebenarnya. (halaman 193)
  16. Cinta itu seperti percampuran dari warna yang berbeda, pertemuan dua ego tidak berarti ingin menghilangkan warna aslinya, tetapi untuk menghasilkan lukisan yang lebih indah dengan menyatukan warna satu sama lain. (halaman 195)
  17. Cinta dari seseorang yang lembut akan menghasilkan kelembutan dan seseorang yang penyayang akan menjadi penuh kasih sayang. (halaman 201)
  18. Wajar untuk percaya pada kekuatan cinta. Juga benar memiliki keyakinan bahwa cinta dapat mengubah seseorang. Namun, kekuatan cinta untuk mengubah seseorang sangatlah kecil. (halaman 203)
  19. Mengenal orang lain lebih dalam melalui cinta mungkin saja bisa memberimu kebahagiaan yang penuh dengan warna, sesuatu yang tidak bisa dibandingkan dengan keahlian apa pun. Dengan menyadari secara utuh, bahawa orang lain bukanlah dirimu sendiri, kau memiliki dunia yang dalam dan luas tempat hatimu akan tinggal, sehingga kau dapat sepenuhnya menikmati dan menjelajahi keindahan kehidupan yang tidak pernah kau rasakan. (halaman 215)
  20. Ketika kau mulai berpikir dari sudut pandang orang lain, itulah awal dari cinta. Melalui cinta, orang yang egois pun akhirnya akan belajar untuk memahami orang lain. (halaman 267)
  21. Kita tidak ingin menjadi seseorang yang penting karena berbagai alasan menarik, kita ingin menjadi seseorang yang berharga bagi orang lain meski dengan alasan yang tak menarik sekali pun. (halaman 299)

Review buku I’ll Go To You When The Weather is Nice

Baca juga:

Note: Buku ini saya beli di marketplace  Penerbit Haru Official Shop

Happy reading! 📚 📖😊

With Love, ❤️💙

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s