[Review Buku]: The Book of Ikigai karya Ken Mogi

Rahasia terbesar ikigai adalah menerima diri sendiri, apa pun ciri-ciri unik yang mungkin kita miliki semenjak lahir. Jangan lupa untuk sedikit tertawa sembari mencarinya—hari ini dan setiap hari! (halaman 183)

Continue reading “[Review Buku]: The Book of Ikigai karya Ken Mogi”

[Review Buku] KATA Karya Rintik Sedu

Semua dimulai dari satu kata. Satu kata menjadi satu kalimat. Satu kalimat menjadi satu paragraph. Satu paragraph menjadi satu halaman. Satu halaman menjadi satu bab. Satu bab menjadi satu buku. Dan satu buku menjadi satu suara. Mereka harus saling membaca dan saling mendengar. Mereka harus saling menerima dan saling melepaskan. Mereka membutuhkan sesuatu yang berunsur, mereka butuh sebuah kata, mereka butuh kata-kata untuk menjadi peta dan membebaskan keduanya dari jalur perjalanan yang salah. Mereka harus bicara. Mereka harus berani mengutarakan. Mereka harus mengeluarkan teriakan yang sudah tak bisa lagi diredam di dalam perasaan. Namun, kekecewaan membuat mereka terjebak di ruang gelap yang kehilangan cahayanya dan jalan keluar. (halaman 345) Continue reading “[Review Buku] KATA Karya Rintik Sedu”

[Review Buku] IKIGAI Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Ala Orang Jepang

Cepat atau lambat, kita semua harus menghadapi saat-saat sulit, dan cara kita melewatinya bisa membuat perbedaan besar pada kualitas hidup kita. Latihan yang tepat bagi pikiran, tubuh, dan ketahanan emosional sangat penting untuk menghadapi pasang surut kehidupan. (halaman 183-184) Continue reading “[Review Buku] IKIGAI Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Ala Orang Jepang”

[Review Buku] Terobsesi Bungkus, Lupa akan Isi Karya Audrey Yu Jia Hui

Sebab, sekali lagi, setiap insan manusia diciptakan unik dan dilengkapi dengan potensi untuk berkontribusi bagi kebaikan masyarakat. Jika kita menggunakan waktu dan energi untuk saling menggali serta belajar dari potensi dan keunikan masing-masing, tanpa terobsesi pada “bungkus” sesama, betapa indahnya hal ini bagi masyarakat dan bangsa negara! (halaman 56)

Continue reading “[Review Buku] Terobsesi Bungkus, Lupa akan Isi Karya Audrey Yu Jia Hui”

[Review Buku] Convenience Store Woman | Gadis Minimarket karya Sayaka Murata

“Seperti yang kau bilang, mungkin masyarakat sekarang sama seperti Zaman Jomon. Manusia yang tak dibutuhkan desa akan ditekan dan dijauhi. Itu sama dengan struktur di minimarket. Manusia yang tak dibutuhkan di minimarket akan dikurangi shift-nya dan dipecat. (halaman 93)

Continue reading “[Review Buku] Convenience Store Woman | Gadis Minimarket karya Sayaka Murata”

[Review Buku]: Belahan Jantungku Karya Andiesn Aisyah & R. Kenyasentana

Justru sekarang tantangannya makin berat. Kehidupan personal dan sosial semakin blur. Bayangkan, hanya dengan mengikuti seseorang lewat media sosial, kita sudah merasa sudah mengenal dia seutuhnya. Padahal, kan, banyak sisi orang tersebut yang tidak ditonjolkan di  media sosial. Hal yang seharusnya personal, sekarang sudah jadi urusan semua orang. Harusnya, kan, kalau nggak kenal sama orang, kita lebih sopan, ya, sama orang tersebut? Yang kejadian sekarang malah: sudah nggak kenal, tapi lebih kasar—Najeela Shihab. (halaman 197)

Continue reading “[Review Buku]: Belahan Jantungku Karya Andiesn Aisyah & R. Kenyasentana”