[Review Buku] Berani Bahagia karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga

Continue reading “[Review Buku] Berani Bahagia karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga”

Melepaskan Buku-Buku Koleksi

Buat kamu yang masih senang membaca buku cetak, kadang tidak terasa tumpukan buku telah menggunung. Kalau kamu mau koleksi sebetulnya semakin banyak tumpukan buku, jadi berasa seperti memiliki perpustakaan sendiri, bukan? Dan bukankah memiliki perpustakaan di rumah, rata-rata merupakan impian para pembaca buku? Continue reading “Melepaskan Buku-Buku Koleksi”

[Review Buku] I See You Like A Flower karya Na Tae Joo

Judul                    : I See You Like A Flower
Penulis                 : Na Tae Joo
Penerjemah         : Hyacinta Louisa
Penerbit               : Penerbit Haru
Tahun Terbit       : Cetakan kedua, Juni 2020
Jumlah halaman: 164 hlm; 19 cm
ISBN                     : 978-623-7351-39-9

Buku puisi ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Haru pada Mei 2020. Ditulis oleh  Na Tae Joo. Penulis lahir di Korea Selatan pada  1945. Beliau memenangkan Kontes Sastra Seoul Newspaper pada 1971, lalu menerbitkan buku kumpulan puisi pertamanya yang berjudul Under the Bamboo Forest. Sampai saat ini, Na Tae Joo terus menerbitkan buku kumpulan puisi, kumpulan prosa, dan kumpulan cerita anak-anak. Beliau juga mendapatkan penghargaan di Korea Selatan seperti Chungcheongnam-do Chultural Award. Hyundai Buddhist Literature Award, Korean Poet Association Award, dan lain-lain. Puisi-puisinya yang pernah digunakan sebagai referensi dalam drama “School 2013″, “Encounter”, dan “Beautiful World, Wonderful Life

Saya pertama kali tahu buku ini, karena lagi nyari referensi bacaan literatur Korea, dan Continue reading “[Review Buku] I See You Like A Flower karya Na Tae Joo”

[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga

Hidup ini terdiri dari serangkaian momen, tanpa masa lalu dan masa depan. Kau berusaha memberikan jalan keluar bagi dirimu sendiri dengan berfokus pada masa lalu dan masa depan. Apa yang terjadi di masa lalu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu yang ada di sini saat ini, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan bukanlah hal yang perlu dipikirkan di sini pada saat ini. Kalau hidup sungguh-sungguh di sini pada masa kini, kau takkah mempedulikan hal-hal tersebut. (halaman 300) Continue reading “[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga”

[Review Buku] SI PUTIH unedited version Karya Tere Liye

sumber: buku di akun Google Play Book saya

Halo penggemar Serial Bumi, jika kamu sudah baca buku Nebula. Kamu sudah tahu bahwa buku tersebut akan berlanjut pada buku berikutnya yaitu LUMPU. Namun, sebelum buku tersebut hadir, apakah kamu tahu ada buku spin off?

Ya, setelah buku kesembilan berjudul Nebula, kini telah terbit versi ebook buku ke Continue reading “[Review Buku] SI PUTIH unedited version Karya Tere Liye”

[Review Buku] SUTERU GIJUTSU Seni Membuang Barang karya Nagisa Tatsumi

Pegang prinsip yang sangat sederhana ini: simpan barang yang Anda pergunakan dan buang yang tidak dipergunakan. Barang yang bermanfaat adalah barang yang dipergunakan. Menyimpan barang karena dibuang sayang dapat diibaratkan seperti sebuah siksaan. Bebaskan diri dari perasaan “dibuang sayang” dan dengan begitu Anda akan mulai melihat nilai sejati dari barang-barang. (halaman xiii)

Continue reading “[Review Buku] SUTERU GIJUTSU Seni Membuang Barang karya Nagisa Tatsumi”

[Review Buku] Terobsesi Bungkus, Lupa akan Isi Karya Audrey Yu Jia Hui

Sebab, sekali lagi, setiap insan manusia diciptakan unik dan dilengkapi dengan potensi untuk berkontribusi bagi kebaikan masyarakat. Jika kita menggunakan waktu dan energi untuk saling menggali serta belajar dari potensi dan keunikan masing-masing, tanpa terobsesi pada “bungkus” sesama, betapa indahnya hal ini bagi masyarakat dan bangsa negara! (halaman 56) Continue reading “[Review Buku] Terobsesi Bungkus, Lupa akan Isi Karya Audrey Yu Jia Hui”

[Review Buku] I’ll Go To You When The Weather is Nice karya Lee Do Woo

“Aku pikir, ada dua sikap yang diambil oleh orang yang sedang sakit. Pertama, orang yang ingin dihibur dan merasa berterima kasih saat ada yang mau merawatnya. Sebaliknya yang kedua, dia ingin sendirian dan bersembunyi dari orang disekitarnya ketika dirinya merasakan sakit. Orang yang kedua itu bahkan tidak suka jika ada yang ingin bertemu atau bahkan hanya sekedar melihatnya.” (halaman 146) Continue reading “[Review Buku] I’ll Go To You When The Weather is Nice karya Lee Do Woo”