[Review Buku] Si Anak Pelangi karya Tere Liye

“Jurus tak terkalahkan itu jelas bukan jurus Memapah Gunung atau Memecah Bukit. Bukan jurus yang punya nama-nama hebat itu. Bukan pula jurus yang melibatkan pukulan dan tendangan. Jurus tak terkalahkan itu adalah jujur dan sabar. Kalau jujur dan sabar, kalian akan menjadi ksatria tanpa tanding.” (halaman 16)

Continue reading “[Review Buku] Si Anak Pelangi karya Tere Liye”

40 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye

Koleksi buku-buku Tere Liye. Belum lengkap tanpa Mimpi-mimpi si patah hati, The Gogons, Cintaku antara Jakarta vs Kuala Lumpur, Senja bersama Rosie.

Baca juga: review buku JANJI (unedited version)

Saya pertama kali berkenalan dengan buku karya Tere Liye pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat), dari sahabat saya. Ceritanya, kami saling meminjamkan buku koleksi masing-masing. Dan sahabat saya ini menyodorkan buku berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kesan pertama terhadap buku ini saya sangat tersentuh, ceritanya bagus sekali, tapi sayangnya tidak tahu siapa itu Tere Liye, karena  di halaman terakhir tidak ada keterangan tentang siapa penulisnya. Oh mungkin nama asing ini penulis dari luar negeri, pikir saya.

Lagi-lagi sahabat saya meminjamkan buku-buku karya Tere Liye berikutnya yaitu: Continue reading “40 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye”