[Review Buku] I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 2 Karya Baek Se Hee

Terimalah diri sendiri dalam ketidaksempurnaan, karena tidak ada juga manusia yang sempurna. Hidup ini adalah perjalanan penerimaan, bukan lari hebat-hebatan. (dr. Jiemi Ardian, Sp. KJ) Continue reading “[Review Buku] I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 2 Karya Baek Se Hee”

10 Buku Nonfiksi Favoritku di Tahun 2020

Di tahun 2020, saya lebih banyak membaca buku non fiksi. Saya suka buku tentang tokoh inspiratif, saya juga memilih buku self improvement, buku tentang self healing juga. Dari buku-buku yang saya baca di tahun ini. Berikut daftar buku yang paling berkesan dan menjadi favorit saya sepanjang perjalanan tahun 2020. Continue reading “10 Buku Nonfiksi Favoritku di Tahun 2020”

[Review Buku] I See You Like A Flower karya Na Tae Joo

Judul                    : I See You Like A Flower
Penulis                 : Na Tae Joo
Penerjemah         : Hyacinta Louisa
Penerbit               : Penerbit Haru
Tahun Terbit       : Cetakan kedua, Juni 2020
Jumlah halaman: 164 hlm; 19 cm
ISBN                     : 978-623-7351-39-9

Buku puisi ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Haru pada Mei 2020. Ditulis oleh  Na Tae Joo. Penulis lahir di Korea Selatan pada  1945. Beliau memenangkan Kontes Sastra Seoul Newspaper pada 1971, lalu menerbitkan buku kumpulan puisi pertamanya yang berjudul Under the Bamboo Forest. Sampai saat ini, Na Tae Joo terus menerbitkan buku kumpulan puisi, kumpulan prosa, dan kumpulan cerita anak-anak. Beliau juga mendapatkan penghargaan di Korea Selatan seperti Chungcheongnam-do Chultural Award. Hyundai Buddhist Literature Award, Korean Poet Association Award, dan lain-lain. Puisi-puisinya yang pernah digunakan sebagai referensi dalam drama “School 2013″, “Encounter”, dan “Beautiful World, Wonderful Life

Saya pertama kali tahu buku ini, karena lagi nyari referensi bacaan literatur Korea, dan Continue reading “[Review Buku] I See You Like A Flower karya Na Tae Joo”