Masuk dalam kategori “Mythic”

Saat melihat foto yang di upload Istagram @tereliye_quote saya langsung berhitung, berapa buku karya Tere Liye yang sudah saya baca? Ternyata Alhamdulillah sudah lebih dari 30 buku, dan masuk dalam katagori Continue reading “Masuk dalam kategori “Mythic””

[Review Buku]: Sunset dan Rosie Karya Tere Liye

“Tahukah kau, untuk membuat seseorang menyadari apa yang dirasakannya, justru cara terbaik melalui hal-hal menyakitkan. Misalnya kau pergi. Saat kau pergi, seseorang baru akan merasa kehilangan, dan dia mulai bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya dia rasakan”

Continue reading “[Review Buku]: Sunset dan Rosie Karya Tere Liye”

[Review Buku]: Berjuta Rasanya Karya Tere Liye

Judul Buku          :  Berjuta Rasanya
Penulis                 :  Tere Liye
Penerbit               :  Mahaka Publisihing
Tahun Terbit        : Cetakan I, Mei 2012.  Cetakan XXXI, Maret 2018
Jumlah Halaman: 205 Halaman

Sinopsis:

Untuk kita, yang terlalu malu walau sekedar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan.  Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan.  Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam buku harian, memendam perasaan lewat puisi-puisi dan berharap esok lusa ia akan sempat membacanya.

Semoga pemahaman baik itu datang. Bahwa semua pengalaman cinta Continue reading “[Review Buku]: Berjuta Rasanya Karya Tere Liye”

[Review Buku]: Sepotong Hati Yang Baru Karya Tere Liye

Judul Buku          : Sepotong Hati Yang Baru
Penulis                 : Tere Liye
Penerbit               : Mahaka Publishing
Tahun Terbit       : Cetakan I, Oktober 2012.  Cetakan XXV, Maret 2018
Jumlah Halaman:  206 Halaman

Sinopsis:

Kita hanya punya sepotong hati, bukan? Satu-satunya. Lantas bagaimana kalau hati itu terluka? Disakiti justru oleh orang yang kita cintai? Aduh, apakah kita  bisa mengobatinya? Apakah luka itu bisa pulih, tanpa bekas? Atau jangan-jangan, kita harus menggantinya dengan sepotong hati yang baru? 

Lantas, apakah tetap cinta namanya meski telah kehilangan kepercayaan dan komitmen? Apakah kita bersedia mengorbankan cinta demi kepentingan yang lebih besar, atau tetap dengan ego demi kebahagiaan sendiri? Ada banyak pertanyaan tentang sepotong hati ini.

Semoga datanglah pemahaman baik itu. Bahwa semua pengalaman Continue reading “[Review Buku]: Sepotong Hati Yang Baru Karya Tere Liye”