[Review Buku] Santai Aja, Namanya Juga Hidup Karya Yozuck

Aku pikir, di awal aku memang harus menumpuk kegagalan dulu. Terus suatu saat nanti aku percaya, tumpukan kegagalan itu pasti akan berubah jadi kemampuan aku yang sebenarnya. (halaman 198-199)

Continue reading “[Review Buku] Santai Aja, Namanya Juga Hidup Karya Yozuck”

[Review Buku] I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 2 Karya Baek Se Hee

Terimalah diri sendiri dalam ketidaksempurnaan, karena tidak ada juga manusia yang sempurna. Hidup ini adalah perjalanan penerimaan, bukan lari hebat-hebatan. (dr. Jiemi Ardian, Sp. KJ) Continue reading “[Review Buku] I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki 2 Karya Baek Se Hee”

[Review Buku] Pulang – Pergi Karya Tere Liye

“Gunakan kemampuan kalian sebaik mungkin. Aku percaya dengan kalian. Di mobil ini, kalian bukan hanya pembunuh bayaran, mantan marinir, putri keluarga penguasa shadow economy, konsultan keuangan, atau remaja pendiam. Kalian temanku. Bahkan lebih dari itu, kalian adalah keluargaku selama lebih dari 48 jam terakhir. Kita melewati lima negara bersama-sama, maka kita akan menuntaskan masalah ini juga bersama-sama. Saling percaya.”—Bujang (halaman 301) Continue reading “[Review Buku] Pulang – Pergi Karya Tere Liye”

[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi

Kita pasti bisa melewatinya meski proses yang akan kita tempuh nanti tidaklah mudah. Paling tidak, kita percaya kepada diri sendiri. Tunjukkan bahwa kita layak memenangkan semua kebisingan ini. tunjukkan bahwa apa yang mereka katakan tentang kita, tidaklah berarti apa-apa. (halaman 143-144)

Continue reading “[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi”

10 Buku Nonfiksi Favoritku di Tahun 2020

Di tahun 2020, saya lebih banyak membaca buku non fiksi. Saya suka buku tentang tokoh inspiratif, saya juga memilih buku self improvement, buku tentang self healing juga. Dari buku-buku yang saya baca di tahun ini. Berikut daftar buku yang paling berkesan dan menjadi favorit saya sepanjang perjalanan tahun 2020. Continue reading “10 Buku Nonfiksi Favoritku di Tahun 2020”

[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye

Ibu dulu pernah bilang, cinta itu soal pertanda. Ia datang begitu saja. Memberikan tanda-tandanya, (halaman 39/375)

Sudah lama sekali saya mengincar buku fisik Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur, tapi belum pernah menemukan buku ori-nya di marketplace. Boleh dibilang buku ini sudah masuk kategori langka, karena ini merupakan buku yang ditulis di awal karier kepenulisan Tere Liye, belasan tahun lalu. Beruntung sekali, sekarang buku ini sudah di publish oleh Tere Liye di Google Play Book, sehingga saya pun bisa menikmatinya. Terus terang saya penasaran sekali dengan karya pertama dari penulis multitalenta ini. 

Untuk versi cetaknya, setelah saya cek di Continue reading “[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye”