[Review Buku] Santai Aja, Namanya Juga Hidup Karya Yozuck

Aku pikir, di awal aku memang harus menumpuk kegagalan dulu. Terus suatu saat nanti aku percaya, tumpukan kegagalan itu pasti akan berubah jadi kemampuan aku yang sebenarnya. (halaman 198-199)

Continue reading “[Review Buku] Santai Aja, Namanya Juga Hidup Karya Yozuck”

[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi

Kita pasti bisa melewatinya meski proses yang akan kita tempuh nanti tidaklah mudah. Paling tidak, kita percaya kepada diri sendiri. Tunjukkan bahwa kita layak memenangkan semua kebisingan ini. tunjukkan bahwa apa yang mereka katakan tentang kita, tidaklah berarti apa-apa. (halaman 143-144)

Continue reading “[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi”

Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye

“Tapi kekuatan terbesar kalian bukan teknik pukulan berdentum, menghilang, tameng transparan, petir, kinetik atau yang lain. MELAINKAN PERSAHABATAN. Kejadian barusan di benda terbang. Percakapan kalian, sungguh spesial, Nak. Kalian saling mencemaskan satu sama lain, turut merasakan rasa sakit dan senang, bersedia berkorban untuk yang lain. Aku belum pernah melihat kualitas itu dari para petualang dunia pararel. (Salah satu kutipan dalam buku LUMPU, karya Tere Liye).

Saya senang sekali, liburan akhir tahun 2020 ini, Bang Tere Liye kembali mengeluarkan buku terbarunya berjudul LUMPU. Saya mendapatkan info dari akun Bang Tere di Instagram @tereliyewriter bahwa buku Lumpu unedited version akan rilis tanggal 28 Desember 2020. Sungguh penutup akhir tahun yang menyenangkan untuk saya si penggemar Serial Bumi yang sangat menantikan kehadiran buku ini.

Setelah mengikuti petualangan Miss Selena di masa remajanya dalam buku  Selena hingga buku Nebula tentang petualangan orang tuanya Raib, kemudian lanjut petualangan Nou dan si Putih dalam buku Si Putih, sungguh saya rindu tiga sekawan Raib, Seli dan Ali yang hanya muncul sebagai cameo dalam ketiga buku tersebut. Hanya sebentar munculnya, membuat saya rindu berat dengan ketiga sahabat karib ini. 

Beruntung di Continue reading “Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye”

[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye

Ibu dulu pernah bilang, cinta itu soal pertanda. Ia datang begitu saja. Memberikan tanda-tandanya, (halaman 39/375)

Sudah lama sekali saya mengincar buku fisik Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur, tapi belum pernah menemukan buku ori-nya di marketplace. Boleh dibilang buku ini sudah masuk kategori langka, karena ini merupakan buku yang ditulis di awal karier kepenulisan Tere Liye, belasan tahun lalu. Beruntung sekali, sekarang buku ini sudah di publish oleh Tere Liye di Google Play Book, sehingga saya pun bisa menikmatinya. Terus terang saya penasaran sekali dengan karya pertama dari penulis multitalenta ini. 

Untuk versi cetaknya, setelah saya cek di Continue reading “[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye”

[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga

Hidup ini terdiri dari serangkaian momen, tanpa masa lalu dan masa depan. Kau berusaha memberikan jalan keluar bagi dirimu sendiri dengan berfokus pada masa lalu dan masa depan. Apa yang terjadi di masa lalu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu yang ada di sini saat ini, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan bukanlah hal yang perlu dipikirkan di sini pada saat ini. Kalau hidup sungguh-sungguh di sini pada masa kini, kau takkah mempedulikan hal-hal tersebut. (halaman 300) Continue reading “[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga”