[Review Buku] Suku Penunggang Layang – Layang Karya Tere Liye


“Tetapi Baba Khan tidak pernah menyerah. Ingatlah itu selalu, Nak. Rasa takut tidak membuatnya berhenti, kau juga jangan berhenti mencoba.” (halaman 56)

Continue reading “[Review Buku] Suku Penunggang Layang – Layang Karya Tere Liye”

[Review Buku] TOKI Si Kelinci Bertopi Karya Tere Liye

“Keberanian yang hebat justru datang dari rasa takut. Tidak apa jika kau merasa takut jatuh. Itu justru membuatmu waspada dan hati-hati. Tapi jangan biarkan rasa takut itu menghentikanmu melakukan hal-hal yang hebat.” (halaman 62) 

Continue reading “[Review Buku] TOKI Si Kelinci Bertopi Karya Tere Liye”

[Review Buku] Pulang – Pergi Karya Tere Liye

“Gunakan kemampuan kalian sebaik mungkin. Aku percaya dengan kalian. Di mobil ini, kalian bukan hanya pembunuh bayaran, mantan marinir, putri keluarga penguasa shadow economy, konsultan keuangan, atau remaja pendiam. Kalian temanku. Bahkan lebih dari itu, kalian adalah keluargaku selama lebih dari 48 jam terakhir. Kita melewati lima negara bersama-sama, maka kita akan menuntaskan masalah ini juga bersama-sama. Saling percaya.”—Bujang (halaman 301) Continue reading “[Review Buku] Pulang – Pergi Karya Tere Liye”

Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye

“Tapi kekuatan terbesar kalian bukan teknik pukulan berdentum, menghilang, tameng transparan, petir, kinetik atau yang lain. MELAINKAN PERSAHABATAN. Kejadian barusan di benda terbang. Percakapan kalian, sungguh spesial, Nak. Kalian saling mencemaskan satu sama lain, turut merasakan rasa sakit dan senang, bersedia berkorban untuk yang lain. Aku belum pernah melihat kualitas itu dari para petualang dunia pararel. (Salah satu kutipan dalam buku LUMPU, karya Tere Liye).

Saya senang sekali, liburan akhir tahun 2020 ini, Bang Tere Liye kembali mengeluarkan buku terbarunya berjudul LUMPU. Saya mendapatkan info dari akun Bang Tere di Instagram @tereliyewriter bahwa buku Lumpu unedited version akan rilis tanggal 28 Desember 2020. Sungguh penutup akhir tahun yang menyenangkan untuk saya si penggemar Serial Bumi yang sangat menantikan kehadiran buku ini.

Setelah mengikuti petualangan Miss Selena di masa remajanya dalam buku  Selena hingga buku Nebula tentang petualangan orang tuanya Raib, kemudian lanjut petualangan Nou dan si Putih dalam buku Si Putih, sungguh saya rindu tiga sekawan Raib, Seli dan Ali yang hanya muncul sebagai cameo dalam ketiga buku tersebut. Hanya sebentar munculnya, membuat saya rindu berat dengan ketiga sahabat karib ini. 

Beruntung di Continue reading “Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye”

[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye

Ibu dulu pernah bilang, cinta itu soal pertanda. Ia datang begitu saja. Memberikan tanda-tandanya, (halaman 39/375)

Sudah lama sekali saya mengincar buku fisik Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur, tapi belum pernah menemukan buku ori-nya di marketplace. Boleh dibilang buku ini sudah masuk kategori langka, karena ini merupakan buku yang ditulis di awal karier kepenulisan Tere Liye, belasan tahun lalu. Beruntung sekali, sekarang buku ini sudah di publish oleh Tere Liye di Google Play Book, sehingga saya pun bisa menikmatinya. Terus terang saya penasaran sekali dengan karya pertama dari penulis multitalenta ini. 

Untuk versi cetaknya, setelah saya cek di Continue reading “[Review Buku] Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur karya Tere Liye”

[Review Buku] SI PUTIH unedited version Karya Tere Liye

sumber: buku di akun Google Play Book saya

Halo penggemar Serial Bumi, jika kamu sudah baca buku Nebula. Kamu sudah tahu bahwa buku tersebut akan berlanjut pada buku berikutnya yaitu LUMPU. Namun, sebelum buku tersebut hadir, apakah kamu tahu ada buku spin off?

Ya, setelah buku kesembilan berjudul Nebula, kini telah terbit versi ebook buku ke Continue reading “[Review Buku] SI PUTIH unedited version Karya Tere Liye”

40 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye

Koleksi buku-buku Tere Liye. Belum lengkap tanpa Mimpi-mimpi si patah hati, The Gogons, Cintaku antara Jakarta vs Kuala Lumpur, Senja bersama Rosie.

Saya pertama kali berkenalan dengan buku karya Tere Liye pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat), dari sahabat saya. Ceritanya, kami saling meminjamkan buku koleksi masing-masing. Dan sahabat saya ini menyodorkan buku berjudul Hafalan Shalat Delisa. Kesan pertama terhadap buku ini saya sangat tersentuh, ceritanya bagus sekali, tapi sayangnya tidak tahu siapa itu Tere Liye, karena  di halaman terakhir tidak ada keterangan tentang siapa penulisnya. Oh mungkin nama asing ini penulis dari luar negeri, pikir saya.

Lagi-lagi sahabat saya meminjamkan buku-buku karya Tere Liye berikutnya yaitu: Continue reading “40 Judul Lebih, Buku Karya Tere Liye”